Babinsa Ikut Serta Dalam Pendampingan Stunting Di Wilayah Binaan
Babinsa Ikut Serta Dalam Pendampingan Stunting Di Wilayah Binaan
Banjarnegara - Pemkab Banjarnegara terus berupaya melakukan pencegahan dan penurunan kasus stunting dengan melibatkan anggota Babinsa. Dalam program ini, anggota Babinsa ikut membantu memantau perkembangan bayi dan anak balita.
Anggota Babinsa Koramil 12/Sgl,Serda Arifin mengatakan, pihaknya ikut melakukan pemantauan perkembangan bayi dan balita dalam rangka mencegah stunting yang menjadi program Pemerintah.
"Kami terjun kelapangan untuk ikut melakukan pencegahan stunting dengan melaksanakan pendampingan di Posyandu Balita di Desa Bandingan, Kecamatan Sigaluh Kab Banjarnegara yang menjadi wilayah binaan," Serda Arifin, Kamis (15/6/2023).
Untuk itu, Ucap Serda Arifin, kegiatan pelayanan posyandu jangan sampai berhenti mesti di bulan suci Ramadhan. Ini karena pelayanan posyandu sangat bermanfaat untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan anak-anak.
"Kami sebagai Babinsa selalu mendukung sepenuhnya dalam pelaksanaan imunisasi bagi balita untuk mewujudkan program pemerintah dalam menciptakan balita yang sehat demi tercapainya generasi penerus bangsa yang unggul," ucap Serda Arifin.
Lebih lanjut dikatakan Serda Arifin, stunting merupakan keadaan tubuh kembang yang sangat pendek atau dalam bahasa jawa disebut kuntet. Stunting dapat terjadi sebagai akibat adanya kekurangan gizi pada anak.
”Salah satu cara dalam pencegahan stunting yaitu pemenuhan gizi dan pelayanan kesehatan terhadap ibu hamil dan balita yang harus diutamakan. Petugas juga harus melakukan pengecekan kesehatan secara rutin," ujar Arifin.
Upaya penanganan stunting sendiri, tambah Arifin, menjadi bagian dari program pemerintah. Hal ini mengingat stunting akan berpengaruh terhadap kemajuan bangsa dan negara. Di mana stunting berpengaruh terhadap tingkat kecerdasan anak dan status kesehatan pada anak.
"Banyak yang beranggapan pertumbuhan fisik sepenuhnya dipengaruhi faktor keturunan. Padahal dalam pertumbuhan fisik anak balita lebih dipengaruhi pada kurangnya pemenuhan asupan gizi. Makanya kami siap terus mendampingi orangtua untuk terus memantau perkembangan anak-anak dan berikan nutrisi yang cukup agar bebas stunting," tutur Serda Arifin
What's Your Reaction?